Senin, 07 September 2009

KOPERASI, SISWA SMA, DAN EKSTRAKURIKULER

Pada umumnya koperasi siswa hanya dikembangkan disekolah-sekolah kejuruan terutama kelompok bisnis dan manajemen, emang sih telah ada beberapa sekolah umum yan telah mengembangkan kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan ekstra kurikuler, akan tetapi selama ini belum begitu membumi seperti ekskul lainnya, padahal ekskul yang satu ini banyak lho memberikan bekal pengalaman kepada siswa buat dirinya saat di perguruan tinggi ataupun saat kembali ke lingkungannya.
Salah satu manfaat besar yang diperoleh adalah siswa dapat langsung mempraktikkan teori perkoperasian yang didapatkan dibangku sekolah, bagi anggota koperasi juga merupakan salah satu contoh kegiatan penerapan kegiatan kewirausahaan, di mana siswa dibimbing langsung menjadi seorang calon wirausaha.
So, usaha yang kembangkan pun di kopsis bisa beragam, mulai unit simpan pinjam, ini memberikan pengalaman kepada siswa dalam mengelola keuangannya, selain itu kopsis dapat mengelola berbagai kegiatan bisnis lainnya baik jasa, dagang, bahkan produksi barang dan jasa sederhana.
Keberadaan koperasi di sekolah sangat dirasakan mamfaatnya bagi seorang pelajar, misalnya penyediaan perlengkapan sekolah, alat-tulis menulis, cafenet, pengetikan komputer dan sebagainya.
Untuk itu anak-anak berinisiatif mengembangkan kegiatan ini dengan mengadopsi beberapa isi kurikulum yang diterapkan di SMA 3 Palopo sebagai bahan praktik dan perbandingan di antaranya materi kewirausahaan, perkoperasian, akuntansi, dan komputerisasi akuntansi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar